Cari
  • Pestcare

6 Jenis Gangguan Yang Ditimbulkan Oleh Kecoa





Hadirnya kecoa ditempat kita tinggal sering mengganggu dari sebagian orang yang pernah mengalaminya. Selain tampilannya yang menjijikan, hewan ini dapat memberi ancaman kesehatan bagi penghuninya. Hewan serangga berwarna cokelat ini bisa menghasilkan alergen sehingga memicu reaksi alergi atau asma.


Kecoa dewasa umumnya memiliki panjang sekitar 3 sentimeter. Sedangkan, kecoa betina mampu mengeluarkan 10-40 telur pada satu waktu. Rata-rata, sang betina melepaskan 30 telur seumur hidupnya.

Kecoa muda yang menetas terlihat sama dengan kecoa dewasa, namun ukurannya lebih kecil dan tidak bersayap.


Berikut beberapa gangguan yang ditimbulkan oleh kecoa :


1. Keracunan Makanan


Satu butir nasi mampu memberi makan kecoa selama satu minggu. Kecoa mampu hidup dan memakan apa saja yang dijumpainya baik yang ada di selokan, tempat sampah, dan tempat kotor lainnya.

Kecoa dapat membawa berbagai macam bakteri yang menyebabkan penyakit, seperti salmonella, staphylococcus, dan streptococcus, dari sesuatu yang dihinggapinya misalnya pada makanan Anda atau permukaan lainnya.


2. Gangguan Pencernaan


Kecoa memiliki air liur yang memungkinkan saat memakan sesuatu maka air liurnya sudah tertinggal dipermukaan. Didalam tubuh kecoa, mampu membawa 33 macam jenis bakteri diantaranya E.Coli, Salmonella, serta 6 cacing parasit, dan 7 jenis patogen manusia.


Gejala yang ditimbulkan adalah seperti infeksi saluran kemih, gangguan pencernaan

(diare, disentri, kolera, tipes atau demam tifoid), hingga sepsis (keracunan darah).


3. Alergi


Berdasarkan riset dari jurnal Allergy, Asthma, & Immunology Research, kecoa merupakan salah satu jenis sumber alergen di dalam ruangan. Hal ini karena alergen yang terdapat di kotoran, tubuh, telur, dan air liur kecoa dapat menyebabkan reaksi alergi yang tidak diinginkan.


4. Asma


Kecoa menjadi salah satu penyebab asma. Serangan asma dapat terjadi jika di dalam rumah penuh kecoa dari alergen yang ditimbulkan.

Bahkan untuk orang yang tidak memiliki riwayat asma dapat terkena asma yang berasal dari alergen kecoa.

5. Gigitan dari Kecoa


Terdapat beberapa spesies kecoa yang bisa menggigit manusia. Bagian yang paling disukai adalah kuku, kelopak mata, bibir, atau bagian lunak lainnya, bahkan tak jarang hingga masuk kedalam telinga. Gigitan kecoa mampu menyebabkan luka.


6. Masuk Ke Dalam Tubuh Manusia


Bahaya kecoa untuk kesehatan manusia yang tak kalah mengerikan adalah mereka dapat masuk ke dalam telinga.

Kebanyakan saat kita sedang tidur, kecoa mulai beraktivitas.



Berikut tips bagaimana mencegah kecoa masuk atau datang


  1. Menjaga ruangan agar tetap kering

  2. Membersihkan rumah setidaknya seminggu sekali

  3. Membersihkan furniture rumah

  4. Bersihkan area dapur sesering mungkin apalagi setelah memasak

  5. Bersihkan lemari dan barang-barang yang tidak terpakai

  6. Jangan ada remahan makanan yang tersisa

  7. Tidak menyisakan makanan di dalam ruangan dengan kondisi terbuka

  8. Pastikan menutup keran air yang rapat dan tidak menetes

  9. Menyimpan makanan dengan tertutup

  10. Perbaiki lubang, retakan atau celah didalam rumah Anda

  11. Jangan menumpuk kardus, koran, buku2 yang tidak terpakai

  12. Gunakan pembasmi serangga sesuai petunjuk yang tertera

Mari kita lindungi diri kita dari penyait yang dapat ditimbulkan dari hama dengan senantiasa menjaga kebersihan.


Ikuti langkah-langkah tersebut di atas untuk mencegah hama kecoa masuk ke ruangan Anda.




12 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua
THE COMPANY

FAQ's

GET US ON
  • YouTube
  • White Facebook Icon
HOTLINE
1500 166
Operating Hours

08.00 AM - 05.00 PM

( Weekdays )

HEAD OFFICE

Grand Slipi Tower Suite

F-I , 37th Floor.

Jl. S Parman, Kav 22-24 

Jakarta 11480

Phone : (021) 290 222 66

 

2021 All Rights Reserved