GENERAL PEST

"Adalah program pengendalian hama umum yang diperuntukan untuk gangguan hama seperti semut, kecoa, dan tikus. Program ini juga dilengkapi dengan service monitoring dan reporting"

1c021087dbf4b1a201b5b9fc0e853484%20(1)_e

Latar Belakang

General Pest mengaplikasikan pelayanan pada pengendalian hama seperti nyamuk , lalat, kecoa dan hama lainnya.

 

Dalam penerapannya kami memakai strategi Integrated Pest Management (IPM) atau pengendalian hama yang terintegrasi di dalam pelayanan jasa Pestcare.

Integrated Pest Management meliputi 3 cara penanganan yaitu:

  • Physical Hazard

  • Biological Hazard

  • Chemical Hazard

Pestcare juga memberikan pelayanan intensif seperti penyuluhan seputar penanganan hama agar pelanggan juga mendapatkan pengetahuan tentang bagaimana cara penanganan pengendalian hama yang pencegahannya dapat dilakukan sejak dini. 

Metode pelayanan kami yang terintegrasi dapat di aplikasikan ke beberapa jenis segmentasi seperti komersial, residensial, dan industri. 

Teknisi kami akan siaga selama 24 jam untuk merespon pelanggan setia kami untuk mengurangi hama yang terdapat dilokasi.

Perlu dipahami bahwa penanganan dan pengendalian hama sangat penting agar keberlangsungan usaha maupun hunian tidak terganggu 

Terdapat 3 aspek utama yang menjadi fokus dalam pengendalian hama dan kemungkinan terjadinya investasi hama di lingkungan Anda.

Ke-3 faktor tersebut meliputi air,makanan, dan sarang/ habitat

Ketika salah satu dari faktor tersebut di eliminasi, maka pengendalian hama akas begitu mudah di tanggulangi.

Kesimpulan dari metode tersebut dapat disebutkan dengan kata PEST yang dapat diuraikan menjadi: 

Yakni singkatan dari:

  • P= Preventive (Adalah pencegahan hama yang masuk dari luar ke dalam lingkungan).

  • E= Exclusion (Adalah pencegahan hama yang telah ada di dalam lingkungan agar tidak berkembang biak/ berpindah tempat dan menjadi perluasan investasi hama).

  • S= Sanitation (Kebersihan/ Sanitasi lingkungan yang harus dijaga kebersihannya)

  • T= Treatment (Perawatan dengan mempergunakan Pestisida sebagai langkah akhir)